Keragaman Pilkada Jatim: Dari Kirab MURI Terpanjang hingga Sorotan Delegasi 36 Negara

Surabaya—Di bawah terik matahari penghujung Oktober, suasana di depan Kantor Gubernur Jawa Timur justru terasa memanas oleh semangat demokrasi. Pada Rabu, 23 Oktober 2024, KPU Jatim menggelar puncak Kirab Maskot Pilkada Serentak 2024, sebuah acara yang tidak hanya meriah, tetapi juga menorehkan sejarah baru.

Memecahkan Rekor MURI dengan Kirab Terpanjang

Acara Kirab Maskot ini bukanlah perhelatan biasa. Menurut Nur Salam, Komisioner KPU Jatim Divisi Sosialisasi, Jawa Timur adalah satu-satunya provinsi yang menyelenggarakan kirab maskot pilkada berskala masif di seluruh Indonesia.

Upaya ini diganjar Rekor MURI sebagai kirab maskot pilkada terpanjang. Sebanyak 39 maskot dari 38 kabupaten/kota telah diarak sejak Juli 2024, melintasi 38 Kabupaten/Kota, 666 kecamatan, hingga ribuan desa se-Jatim. Seluruh maskot, termasuk Si Jalih (maskot Pilkada Jatim 2024), bertemu di Surabaya untuk perayaan puncaknya.

Lebih dari 38 kontingen, masing-masing membawa mobil hias kreatif, berkumpul untuk mengikuti defile akbar. Rute kirab melewati jalur-jalur penting di kota pahlawan, dari Tugu Pahlawan hingga Grahadi.

Pesta Rakyat dan Fashion Carnival

Puncak Kirab Maskot menjelma menjadi pesta rakyat yang padat penonton. Sejak siang, warga telah memadati kawasan Kantor Gubernur. Kemeriahan tak hanya datang dari mobil hias, tetapi juga dari fashion carnival yang memukau, pertunjukan Reog Ponorogo, Barongsai, hingga penampilan energik dari Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL.

Acara ini sukses melestarikan tradisi lokal sekaligus menghidupkan ekonomi rakyat, terlihat dari laris manisnya dagangan pedagang keliling. Puncak hiburan malam itu ditutup oleh penampilan memukau duo hip-hop berbahasa Jawa, NDX A.K.A, yang berhasil menyihir penonton dan menyempurnakan rangkaian acara.

Strategi KPU Jatim: Sinergi Media dan Tagline #SenengBareng

Di balik kemeriahan, KPU Jatim memiliki tujuan utama: meningkatkan partisipasi publik dalam Pilkada 27 November 2024. Strategi kuncinya adalah sinergi dengan media.

Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi, menegaskan bahwa pilkada adalah hajat hidup seluruh warga provinsi, bukan hanya milik partai politik. Dengan menggandeng setidaknya 100 media dan blogger dalam berbagai media gathering, KPU memastikan tahapan Pilkada tersampaikan secara masif ke seluruh lapisan masyarakat.

Tagline yang diusung KPU Jatim, #SenengBareng, menyiratkan semangat kegembiraan dan optimisme dalam memilih pemimpin baru. Semangat suka cita ini menjadi dasar bagi terselenggaranya Pilkada yang lancar, aman, dan damai.

Sorotan Dunia Internasional: Tuan Rumah EVP

KPU Jatim tidak hanya mencetak rekor nasional, tetapi juga mendapat kehormatan internasional. KPU RI menunjuk Jatim sebagai tuan rumah Election Visit Program (EVP) Pilkada Serentak 2024 pada 25-27 November.

Jawa Timur dipilih karena keunikan dan keragamannya, mulai dari jumlah pemilih terbanyak se-Indonesia hingga proses pendataan pemilih yang mencakup daerah perkotaan, pedesaan, dan kepulauan. Yang paling menarik, Pilgub Jatim saat itu menampilkan seluruh kandidat calon gubernur perempuan.

Perwakilan dari 36 negara (Asia hingga Eropa) sangat antusias mengikuti EVP, memantau langsung kesiapan TPS di Surabaya—yang dipilih karena menampilkan simbol budaya dan foto pahlawan. Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, berharap EVP ini menjadi ajang pembelajaran demokrasi bagi delegasi asing.

Jatim Memilih Pemimpin Perempuan yang Berdaya

Komisioner KPU Jatim Eka Wisnu Wardhana dan Miftahur Rozaq memastikan bahwa persiapan logistik dan transparansi kerja telah dilakukan secara matang, termasuk antisipasi bencana di daerah rawan seperti Lumajang dan distribusi logistik ke daerah 3T (tertinggal, terpencil, terluar) seperti Sumenep.

Kerja keras KPU Jatim terbayar lunas. Pilkada Serentak 2024 berlangsung aman dan kondusif. Pada akhirnya, Pilkada Jatim berhasil membangun narasi besar tentang pemberdayaan perempuan sebagai pemimpin yang andal, dengan seluruh kontestan gubernur adalah perempuan.

Siapa pun gubernur yang terpilih, ia adalah sosok terbaik yang akan didukung seluruh rakyat Jatim demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Comments

Popular posts from this blog

Hikayat Sebutir Nasi: Dari Perih Kelaparan Menuju Kedaulatan Pangan

How Andika Wira Teja Gave up His Master's Scholarship to Save His Village

Going Through a Rough Patch: Tentang Hidup yang Semakin Menarik